FKMSB Rayakan Milad ke-26, Momentum Refleksi dan Penguatan Pengabdian

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Momen kebersamaan kader Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) dari berbagai daerah di Indonesia saat menghadiri puncak Milad ke-26 FKMSB bertema “Kilas Balik” di Mojokerto

Zero.co.id, Mojokerto — Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) memperingati puncak Milad ke-26 dengan mengangkat tema “Kilas Balik”, Sabtu (02/14). Acara tersebut berlangsung penuh khidmat dan dihadiri oleh Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, para demisioner, serta kader FKMSB dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FKMSB, Nurisul Anwar, menjelaskan bahwa tema “Kilas Balik” dipilih sebagai bentuk refleksi atas perjalanan organisasi, khususnya selama masa kepemimpinannya. Ia mengakui masih terdapat berbagai hal yang perlu dibenahi demi kemajuan FKMSB ke depan.

“Selama saya menjabat, masih banyak yang harus direkonstruksi dan diperbaiki di tubuh FKMSB,” ungkapnya.

Nurisul juga menyampaikan bahwa dirinya telah menjalin silaturahmi dengan hampir seluruh pendiri FKMSB. Dari pertemuan tersebut, ia menangkap pesan kuat tentang pentingnya totalitas pengabdian kader terhadap organisasi. Menurutnya, semangat pengabdian generasi saat ini masih perlu ditingkatkan agar sebanding dengan dedikasi para mu’assis.

“Kita masih jauh dalam hal pengabdian dibandingkan para pendiri FKMSB,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Hj. Zainuddin Syarif, M.Ag., salah satu mu’assis FKMSB sekaligus Ketua Umum PERADABAN (Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar), menegaskan bahwa secara administratif FKMSB lebih dahulu berdiri dibandingkan PERADABAN. Namun, ia menilai FKMSB perlu bersinergi dalam wadah yang lebih besar mengingat cakupan PERADABAN yang lebih luas.

“Secara administratif, FKMSB lebih dulu lahir daripada PERADABAN,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas dan budaya pesantren dalam setiap aktivitas organisasi. Menurutnya, kader FKMSB harus mampu mengakomodasi nilai-nilai kepesantrenan sebagai fondasi utama gerakan.

Selain memperkuat budaya pesantren, para kader juga diharapkan terus menjalin silaturahmi dengan para alumni serta membangun kekuatan kolektif demi keberlangsungan pengabdian yang tulus dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Raden Yusuf Amin Zaini, menekankan agar kader FKMSB tetap berpegang teguh pada nilai-nilai pesantren dan karakter kesantrian. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman utama dalam berorganisasi dan berkhidmat.

Peringatan Milad ke-26 FKMSB ini pun menjadi momentum refleksi bersama sekaligus penguatan komitmen kader untuk terus melanjutkan perjuangan organisasi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai pesantren dan semangat pengabdian.

Penulis : Moh Juhri, Kader DPW FKMSB Pamekasan

Editor : Ach. subairi

Berita Terkait

Tanamkan Nilai Saling Menghargai, GPPD Payudan Daleman Inisiasi Seminar Anti-Bullying untuk Siswa SMP
Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C
Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?
Ramadan Penuh Makna, JMP Turun ke Jalan Berbagi untuk Tukang Becak dan Ojol
Audiensi DEMA UIN Madura: Soroti Minimnya Transparansi dan Ketidakpastian Kebijakan Kampus
Kepala DKPP Sumenep Tancap Gas Perkuat Sinergi di Kementan Pertanian RI
Dugaan Korupsi BSPS Meledak, Sekretaris Salah Satu Parpol di Sumenep Dikabarkan Aman Karena ‘Pembeking’
Serda Moh. Syafii Dampingi Warganya Bersihan Gulma Untuk Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:11 WIB

Tanamkan Nilai Saling Menghargai, GPPD Payudan Daleman Inisiasi Seminar Anti-Bullying untuk Siswa SMP

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:21 WIB

Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:27 WIB

Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:12 WIB

Ramadan Penuh Makna, JMP Turun ke Jalan Berbagi untuk Tukang Becak dan Ojol

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:17 WIB

Audiensi DEMA UIN Madura: Soroti Minimnya Transparansi dan Ketidakpastian Kebijakan Kampus

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page