HIPMA Tuding BPRS Bhakti Sumekar Hindari Audiensi Soal Isu Penting

- Reporter

Selasa, 10 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pusat BPRS Bhakti Sumekar.

Kantor Pusat BPRS Bhakti Sumekar.

SUMENEP – Himpunan Pemuda Madura (HIPMA) meluapkan kekecewaan lantaran pihak Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar tak kunjung memberikan respons konkret terhadap agenda audiensi yang telah dua kali dijadwalkan, Selasa (10/6).

Ketua HIPMA, Zainurosi, menyebut pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada manajemen BPRS Bhakti Sumekar. Surat pertama dijadwalkan pada 2 Juni 2025 dan yang kedua dijadwalkan hari ini, pada 10 Juni 2025. Namun, saat hari audiensi tiba, pihak BPRS berdalih bahwa ketiga direktur sedang berhalangan.

“Kami kecewa. Surat yang kami kirimkan seharusnya sudah diterima dan ditindaklanjuti. Tapi ketika kami datang untuk audiensi, mereka justru beralasan direksi tidak bisa hadir,” ujar Zainurosi kepada TimesIN.ID.

Audiensi tersebut sedianya membahas sejumlah persoalan penting, terutama klarifikasi terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang dan indikasi kejahatan perbankan yang ditengarai melibatkan sejumlah petinggi BPRS Bhakti Sumekar.

Zainurosi menegaskan, HIPMA tidak asal tuduh. Mereka mengaku memiliki dasar kuat atas dugaan tersebut dan berkomitmen mengawal isu ini demi terwujudnya transparansi di tubuh BPRS yang merupakan lembaga keuangan milik pemerintah daerah.

Tindakan BPRS Bhakti Sumekar yang tanpa klarifikasi ini, jika terus dibiarkan diyakini akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan daerah tersebut.

Di sisi lain, menanggapi kekecewaan HIPMA, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya dalam agenda audiensi yang dijadwalkan sebab sedang bertugas di luar kota.

“Sudah ada perwakilan direksi yang menemui. Mohon maaf, saya sedang ada tugas ke luar kota,” ujar Hairil Fajar saat dikonfirmasi oleh media ini.

Berita Terkait

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?
Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk
KPK Gelar Rapat Tertutup di Kantor Bupati Pamekasan
Dear Jatim Soroti Dugaan Korupsi Dinkes P2KB Sumenep, Hak Pegawai dan Anggaran Jadi Temuan
SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak
Mahasiswa Pamekasan Gelar Aksi, Evaluasi Setahun Kinerja Bupati dan Wakil Bupati
Skandal MBG Sumenep: SPPG Yayasan Alif Hina Anak Bangsa dengan Menu Tak Layak!
KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?

Sabtu, 11 April 2026 - 05:35 WIB

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Kamis, 9 April 2026 - 16:23 WIB

KPK Gelar Rapat Tertutup di Kantor Bupati Pamekasan

Kamis, 9 April 2026 - 09:23 WIB

Dear Jatim Soroti Dugaan Korupsi Dinkes P2KB Sumenep, Hak Pegawai dan Anggaran Jadi Temuan

Selasa, 7 April 2026 - 10:34 WIB

SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak

Berita Terbaru

Foto: Bangunan Cafe Palm di wilayah Kebonagung, Sumenep, tampak ambruk pada Sabtu (11/04/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.

News

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:35 WIB

You cannot copy content of this page