Dugaan Korupsi BSPS Meledak, Sekretaris Salah Satu Parpol di Sumenep Dikabarkan Aman Karena ‘Pembeking’

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

ZERO.CO.ID, SUMENEP – Dugaan korupsi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep kembali memanas. Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim), Muhammad Sutrisno, menuding sejumlah oknum legislatif menikmati aliran dana bantuan untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu.

Sutrisno secara khusus menyebut, Sekretaris DPC salah satu partai diduga menjadi penerima aliran dana. “Dia tidak bergerak sendiri. Ada pihak berpengaruh yang membekingi praktik ini,” tegas Sutrisno.

Program BSPS, yang digulirkan Kementerian PUPR, sejatinya ditujukan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni. Namun, laporan Dear Jatim mengungkap praktik pemotongan dana secara sistematis, dengan potongan Rp3–4 juta per penerima. “Jika dihitung per desa, jumlahnya bisa mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Dokumen yang dihimpun Dear Jatim bahkan menyinggung nama anggota DPRD Sumenep dan DPRD Jawa Timur, yang disebut terlibat dalam aliran dana, termasuk Sekretaris DPC partai tersebut.

Di Desa Karang Tengah, Kecamatan Gayam, dari 60 penerima, dana komitmen terkumpul Rp120 juta, lalu dibagi dua, masing-masing Rp60 juta. Di Desa Rubaru, pungutan mencapai Rp4 juta dari 19 penerima, total Rp76 juta. Penyaluran bantuan juga diduga dijadikan alat politik, agar program diklaim sebagai inisiatif tokoh tertentu demi dukungan suara.

Dear Jatim menuntut Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menindak tegas. Hingga kini, hanya lima tersangka ditetapkan, termasuk seorang Tenaga Ahli DPR RI dari Partai NasDem. Sutrisno menegaskan:

“Jangan sampai ada pihak yang dibekingi orang berpengaruh lolos dari hukum. Telusuri semua bukti, dan tetapkan tersangka baru jika terbukti.”

 

Berita Terkait

Ratusan Alumni 99 (Compass Pamekasan) Ramaikan JJS Anniversary ’85 SPANSA
Menteri Koperasi RI Hadiri Puncak Harkopnas ke-79 Jawa Timur, Kabupaten Pamekasan Terpilih Jadi Tuan Rumah
Lagi Enak-enaknya Berduaan dengan Wanita Lain, Suami Digerebek Istri Sah di Kamar Kos Sumenep
Resmi Dibubarkan, Bang Ali: Sudah tidak Ada Lagi Nama Bani Insan Peduli
Jabatan Strategis di Pamekasan Dibiarkan Kosong, Formatur: Ini Adalah Latihan Drama Monolog yang Dibiayai Negara
Hormati Ketua Griya Lansia Sebagai Guru, Founder BIP Pilih Jalur Silaturahmi Tanggapi Miskomunikasi
Polisi Kembali Geledah Ruko di Cipete, Pengusutan Tiga Kasus Korupsi Besar Terus Bergulir
YLBH Madura Sentil Bupati Sumenep: Saat Kampanye Datangi Rakyat, Setelah Berkuasa Seolah Tuli

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:37 WIB

Ratusan Alumni 99 (Compass Pamekasan) Ramaikan JJS Anniversary ’85 SPANSA

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Koperasi RI Hadiri Puncak Harkopnas ke-79 Jawa Timur, Kabupaten Pamekasan Terpilih Jadi Tuan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:04 WIB

Lagi Enak-enaknya Berduaan dengan Wanita Lain, Suami Digerebek Istri Sah di Kamar Kos Sumenep

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:39 WIB

Resmi Dibubarkan, Bang Ali: Sudah tidak Ada Lagi Nama Bani Insan Peduli

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jabatan Strategis di Pamekasan Dibiarkan Kosong, Formatur: Ini Adalah Latihan Drama Monolog yang Dibiayai Negara

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Pendidikan

Urgensi Pendidikan Pesantren

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:10 WIB

You cannot copy content of this page