Pusat Informasi KKKS Migas Sumenep Mandek, PMII UPI Tuding Anggaran Rp200 Juta “Hanya Jadi Pemupuk Politik”

- Reporter

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Diky Alamsyah, Ketua Komisariat PMII Universitas PGRI Sumenep, menyuarakan keprihatinannya atas mandeknya aktivitas Pusat Informasi KKKS Migas di Sumenep

Foto : Diky Alamsyah, Ketua Komisariat PMII Universitas PGRI Sumenep, menyuarakan keprihatinannya atas mandeknya aktivitas Pusat Informasi KKKS Migas di Sumenep

Zero.co.id, Sumenep – Aktivitas Pusat Informasi Kontraktor Kontrak Kerja (KKKS) Migas di Kabupaten Sumenep dinilai mandek dan tidak menjalankan fungsi pokoknya. Lembaga yang seharusnya menjadi pengawas dan koordinator kegiatan migas ini justru terlihat mati suri, meskipun telah menerima anggaran operasional sebesar Rp200 juta.

Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas PGRI Sumenep (UPI) Sumenep, Diky Alamsyah, menyatakan keprihatinannya. Ia menilai pusat informasi KKKS Migas seharusnya aktif memastikan eksplorasi dan produksi migas di Sumenep berjalan transparan, profesional, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami melihat pusat informasi KKKS Migas di Sumenep seolah tidak berfungsi. Dengan anggaran operasional yang cukup besar, semestinya lembaga ini mampu mengawasi dan memastikan kegiatan migas memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Diky dalam keterangannya.

Menurutnya, stagnasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait efektivitas pengelolaan anggaran serta komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kantor ini seperti mati suri. Padahal potensi migas Sumenep sangat besar dan menjadi aset penting daerah. KKKS Migas harus terbuka soal penggunaan dana, hasil kinerja di lapangan, serta lakukan evaluasi birokrasi di tubuh pusat informasi KKKS,” tegasnya.

PMII UPI Sumenep juga menyoroti minimnya akses publik terhadap informasi: besaran minyak yang diperoleh perusahaan, perusahaan apa saja yang beroperasi, program CSR, hingga dana bagi hasil bagi daerah.

Organisasi mahasiswa ini mendesak pemerintah kabupaten dan SKK Migas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan pusat informasi KKKS Migas di Sumenep. Evaluasi diharapkan memastikan lembaga tersebut kembali menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan sesuai amanat undang-undang.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini. Jangan sampai pusat informasi ini hanya dijadikan alat pemupukan anggaran politik dan habis untuk kegiatan administratif tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Diky.

PMII UPI Sumenep juga menegaskan, jika aktivitas pusat informasi tidak berjalan sesuai fungsi, pemerintah kabupaten dan SKK Migas harus menangguhkan anggaran operasional yang digelontorkan negara ke KKKS, karena hal ini menjadi beban negara.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Bukan Sekadar Rivalitas! Indonesia vs Malaysia Berebut Momentum ke Final
Anggota Arisan Klaim Nama Baiknya Dicemarkan, Admin Arisan Y Terancam Dilaporkan
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Senin, 28 September 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB