Wamendiktisaintek Tekankan Peran Strategis Kampus dalam Mendorong Kesejahteraan Masyarakat

- Reporter

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gala Dinner Pendidikan Khusus Immawati (Diksuswati) Nasional yang digelar oleh IMM Malang Raya di Balai Kota Malang. (Foto: Doc. Istimewa).

Gala Dinner Pendidikan Khusus Immawati (Diksuswati) Nasional yang digelar oleh IMM Malang Raya di Balai Kota Malang. (Foto: Doc. Istimewa).

MALANG – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.

Hal ini ia ungkapkan dalam sambutannya pada acara Gala Dinner Pendidikan Khusus Immawati (Diksuswati) Nasional yang digelar oleh IMM Malang Raya di Balai Kota Malang, Sabtu (3/5).

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan mengembangkan internasionalisasi dan membuka diri terhadap kerja sama global, inovasi, dan pertukaran ilmu pengetahuan,” ujar Prof. Fauzan.

Dorong Kolaborasi untuk Atasi Masalah Lokal

Prof. Fauzan mencontohkan kawasan Malang Raya yang memiliki jumlah perguruan tinggi cukup besar, baik negeri maupun swasta.

Keberadaan institusi pendidikan tinggi tersebut, menurutnya, seharusnya menjadi kekuatan kolektif untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan lokal.

Dengan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, universitas di Malang dapat membantu mencari jalan keluar dari isu-isu lokal seperti pengangguran, kemiskinan, dan pembangunan daerah yang belum merata,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keterkaitan antara masalah sosial dengan minat aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap mengabdi, terutama di wilayah-wilayah yang terpencil.

Tantangan ASN dan Realitas Sosial

Prof. Fauzan mengungkapkan bahwa banyak ASN memilih mengundurkan diri karena tantangan geografis dan sosial yang mereka hadapi, seperti sulitnya akses wilayah serta minimnya fasilitas penunjang di daerah tertentu. Hal ini berdampak pada menurunnya motivasi kerja.

Selain masalah tadi, masalah sosial seperti tingginya angka kemiskinan dan pengangguran juga turut mempengaruhi semangat dan motivasi mereka untuk bertahan dalam pekerjaan,” tegasnya.

Apresiasi terhadap Pendidikan Khusus Immawati

Menutup pernyataannya, Prof. Fauzan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Diksuswati Nasional oleh IMM Malang Raya.

Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah positif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya perempuan.

Proses pendidikan seperti ini dapat memperkaya kapasitas sumber daya manusia, terkhusus perempuan. Sehingga bisa saling bahu-membahu mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Acara Diksuswati Nasional ini menjadi momen penting dalam membangun semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan pengabdian untuk Indonesia yang inklusif dan berdaya saing global.

Berita Terkait

Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan
Distribusi MBG di SPPG Aing Baja Raja Tak Sepenuhnya Sesuai SOP, Keluhan Wali Murid Soal Apel Mencuat
Kepala SPPG Aing Baja Raja Respon Keluhan Wali Murid terkait Program MBG di TK Mambaul Hikmah dan MI Almubtadiin I
Ironi Makan Bergizi Gratis: Siswa Terima Telur dan Buah Busuk, SPPG Aing Baja Raje Juga Dilaporkan Dear Jatim ke BGN
Solar Subsidi Disedot Mafia, Petani dan Nelayan Sumenep Jadi Korban
Begini Roadmap Milad Ke-26 DPP FKMSB Nasional, Yuk Intip
Aduan Resmi Masuk, Bukti Siap Dibuka: BK DPRD Pamekasan Diminta Bertindak Tegas
Dandim 0826/Pamekasan dan Lora Abbas Gelar Pengajian Rutin Bersama Prajurit dan PNS

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIB

Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:31 WIB

Distribusi MBG di SPPG Aing Baja Raja Tak Sepenuhnya Sesuai SOP, Keluhan Wali Murid Soal Apel Mencuat

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:52 WIB

Kepala SPPG Aing Baja Raja Respon Keluhan Wali Murid terkait Program MBG di TK Mambaul Hikmah dan MI Almubtadiin I

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:17 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Siswa Terima Telur dan Buah Busuk, SPPG Aing Baja Raje Juga Dilaporkan Dear Jatim ke BGN

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:31 WIB

Solar Subsidi Disedot Mafia, Petani dan Nelayan Sumenep Jadi Korban

Berita Terbaru