HMI Komisariat (P) UNIBA Madura Desak Propam Polda Jatim Periksa Kasat Lantas dan Kasi Humas Polres Sumenep

- Reporter

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bagas Normahendra, Formateur Terpilih HMI Komisariat UNIBA Madura

Foto : Bagas Normahendra, Formateur Terpilih HMI Komisariat UNIBA Madura

Zero.co.id, Sumenep – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeruak di lingkungan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep kini berbuntut panjang. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat (P) UNIBA Madura mendesak Bidang Propam Polda Jawa Timur melakukan pemeriksaan internal terhadap Kasat Lantas AKP Ninit Titis Dewiyani dan Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.

Desakan ini muncul setelah publik menilai Polres Sumenep gagal menjalankan fungsi keterbukaan informasi, terutama melalui pejabat kehumasan yang seharusnya menjadi penghubung utama antara institusi dan masyarakat.

“Kasi Humas itu punya tanggung jawab moral dan hukum untuk menyampaikan informasi publik secara terbuka, apalagi menyangkut isu besar seperti dugaan pungli di Satlantas,”
tegas Bagas Normahendra, Formateur Terpilih HMI Komisariat (P) UNIBA Madura, Sabtu (18/10/2025).

Menurut Bagas, sikap bungkam Kasi Humas Polres Sumenep saat dimintai konfirmasi oleh awak media merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Pasal 9 ayat (2) dan (3) UU KIP dengan jelas menyebut bahwa badan publik, termasuk institusi kepolisian, wajib menyampaikan informasi kepada masyarakat secara berkala dan serta merta terlebih jika menyangkut kepentingan publik.

“Kasi Humas Polres Sumenep melanggar kewajiban pelayanan informasi publik. Jika pejabat humas Polri menutup nutupi informasi tanpa alasan yang sah, itu sama saja menghalangi hak publik untuk tahu,” tambah Bagas.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi terkait kasus dugaan pungli oleh media zero.co.id, AKP Widiarti hanya menjawab singkat bahwa kasus tersebut “masih dalam proses investigasi.” Namun, ketika ditanya lebih lanjut tentang bentuk investigasi dan komunikasi dengan Propam, pihaknya bungkam dan tidak merespons lagi, meskipun telah dihubungi berkali-kali.

Bagas menilai, sejak dipimpin oleh AKP Ninit Titis Dewiyani, Satlantas Polres Sumenep kerap menjadi sorotan tajam masyarakat. Ia menilai pimpinan satuan lalu lintas seharusnya segera memberikan klarifikasi terbuka untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Kasat Lantas jangan bungkam. Masyarakat butuh kejelasan, bukan diam seribu bahasa. Kalau benar bersih, buktikan dengan transparansi,” pungkasnya.

HMI Komisariat (P) UNIBA Madura mendesak agar Bid Propam Polda Jatim segera turun tangan melakukan pemeriksaan internal terhadap Kasat Lantas dan Kasi Humas Polres Sumenep, serta memastikan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas publik benar-benar ditegakkan di tubuh kepolisian.

“Polri harus bersih, bukan malah jadi sarang praktik pungli dan kebisuan pejabat publik,”
tutup Bagas dengan nada keras.

Penulis : Andika

Editor : Imam R

Berita Terkait

Birokrasi Ancam Gelar Aksi Besar-besaran, Penanganan Kasus Rokok Ilegal Bea Cukai Madura Disorot Tajam
Bea Cukai Madura Dilaporkan ke Tiga Instansi, Yayasan Cendekia Desak Dugaan Peran Inisial ATK Alias T Diusut Tuntas
2.500 Sakera Turun Gunung di Yogyakarta, Rayakan Kemerdekaan dan Tegaskan Kekuatan Warga Madura
Aktivis Gempur Desak Bea Cukai Madura Segera Amankan Sosok ATK
Dua Tersangka Pengangkut Rokok Ilegal Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka, Sosok ATK yang Diduga Pengepul Masih Berkeliaran
DPRD Pamekasan Ikuti Pidato Prabowo, Pemerataan Jadi Sorotan
JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan
Informasi Warga Bantu Polisi Ungkap Peredaran Miras di Sapeken

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Birokrasi Ancam Gelar Aksi Besar-besaran, Penanganan Kasus Rokok Ilegal Bea Cukai Madura Disorot Tajam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Bea Cukai Madura Dilaporkan ke Tiga Instansi, Yayasan Cendekia Desak Dugaan Peran Inisial ATK Alias T Diusut Tuntas

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:26 WIB

2.500 Sakera Turun Gunung di Yogyakarta, Rayakan Kemerdekaan dan Tegaskan Kekuatan Warga Madura

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Aktivis Gempur Desak Bea Cukai Madura Segera Amankan Sosok ATK

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Dua Tersangka Pengangkut Rokok Ilegal Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka, Sosok ATK yang Diduga Pengepul Masih Berkeliaran

Berita Terbaru