FORMAKA Desak DPRD Sumenep Hadir Dengarkan Langsung Suara Warga Kepulauan

- Reporter

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Forum Mahasiswa Kangayan (FORMAKA) mendesak para Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Daerah Pemilihan (Dapil) VIII untuk hadir dalam forum diskusi terbuka yang akan digelar pada Minggu, 11 Mei 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum FORMAKA, Rifqy Qalib Mustafa, melalui surat resmi yang diserahkan ke DPRD Sumenep pada Kamis (8/5/2025).

Forum yang dikemas dalam rangkaian Pelantikan dan Focus Group Discussion (FGD) FORMAKA itu mengangkat tema kritis:
Fasilitas Krisis, Rakyat Kepulauan Menangis: Pemerintah Kemana?”

Menurut Rifqy, tema ini lahir dari realita getir yang masih dihadapi masyarakat Kangayan—sebuah kecamatan di wilayah kepulauan Sumenep—yang hingga kini tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan. Mulai dari infrastruktur jalan yang rusak, pelayanan kesehatan minim, akses pendidikan terbatas, hingga buruknya jaringan komunikasi dan lesunya sektor ekonomi lokal.

“Kangayan bukan hanya bagian dari peta administratif, tapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan politik para wakil rakyat. Sudah saatnya mereka turun langsung dan mendengarkan,” tegas Rifqy kepada TimesIN.

Komitmen Belum Terpenuhi

Diketahui, dalam kunjungan FORMAKA ke Gedung DPRD Sumenep pada 23 April lalu, beberapa anggota dewan sempat menyatakan secara lisan akan menghadiri kegiatan ini. Namun, hingga surat resmi dilayangkan, belum ada kepastian atau respons konkret yang diterima.

Bukan Sekadar Formalitas

FORMAKA menilai, momentum ini menjadi ujian sekaligus pembuktian sejauh mana para wakil rakyat serius dalam mengemban amanah konstituen.

Acara yang akan digelar di Kecamatan Kangayan ini rencananya dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, akademisi lokal, serta berbagai elemen yang peduli terhadap masa depan kepulauan.

Berita Terkait

Kasus Pokir DPRD Sumenep: Nama IW Disorot, Dear Jatim Sebut Satreskrim Polres Sumenep Mandul
FKMSB Luncurkan Aksi Solidaritas Bantu Korban Bencana Alam
JUSTFORCE UNIBA Madura Resmi Dideklarasikan, Angkat Isu “Ambang Batas Militer dalam Ranah Sipil”
Kurir di Bluto Dianiaya, Pelaku Ternyata Pendamping Desa; Kuasa Hukum Desak Tindakan Tegas Kemendes dan Polisi
Desak Satgas PKH Turun ke Sumenep: Tambang Ilegal Diduga Milik Ayah Anggota DPRD Beroperasi Bebas, Negara Dirugikan
Satlantas Polres Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di Universitas Wiraraja
Mahasiswa UNIBA Madura Tuding Rektor Inkonsisten, Laporan Resmi Akan Diajukan ke Ombudsman, Kemdikbud dan KY
Rektor UNIBA Madura Dianggap Lempar Batu Sembunyi Tangan dalam Polemik Denda

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 10:04 WIB

Kasus Pokir DPRD Sumenep: Nama IW Disorot, Dear Jatim Sebut Satreskrim Polres Sumenep Mandul

Minggu, 30 November 2025 - 13:11 WIB

FKMSB Luncurkan Aksi Solidaritas Bantu Korban Bencana Alam

Minggu, 30 November 2025 - 11:44 WIB

JUSTFORCE UNIBA Madura Resmi Dideklarasikan, Angkat Isu “Ambang Batas Militer dalam Ranah Sipil”

Jumat, 28 November 2025 - 09:53 WIB

Kurir di Bluto Dianiaya, Pelaku Ternyata Pendamping Desa; Kuasa Hukum Desak Tindakan Tegas Kemendes dan Polisi

Rabu, 26 November 2025 - 17:39 WIB

Desak Satgas PKH Turun ke Sumenep: Tambang Ilegal Diduga Milik Ayah Anggota DPRD Beroperasi Bebas, Negara Dirugikan

Berita Terbaru