Dana Desa Rp1,4 Miliar Mengalir ke Montorna, Jalan Dusun Masih Mirip Kubangan

- Reporter

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak di salah satu dusun desa Montorna.

Kondisi jalan rusak di salah satu dusun desa Montorna.

SUMENEP – Dana Desa 2025 Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, jumlahnya bukan main Rp1.465.285.000. Tapi kondisi jalan antardusun di sana, Masih saja rusak parah. Warga menyebutnya dengan nama satir: “Tol Ngantol”,

Bayangkan saja, jalur utama penghubung dusun masih berupa tanah merah. Kalau hujan turun, jalan itu berubah jadi lintasan licin penuh lumpur. Motor gampang tergelincir. Anak-anak sekolah, petani, hingga pedagang kecil harus berjibaku setiap hari melewati jalan yang jauh dari kata layak.

“Kalau musim hujan, jalannya becek, licin, motor sering tergelincir. Sudah lama kami harap jalan ini diperbaiki. Dana desa besar, tapi jalannya tetap saja begini,” ujar Zarkasi, warga Dusun Komis.

Keluhan Zarkasi bukan hal baru. Sudah bertahun-tahun, warga Desa Montorna meminta perbaikan akses jalan, tapi harapan itu tak kunjung jadi kenyataan. Jalan rusak menjadi kendala besar bagi mobilitas warga. Hasil pertanian sulit dijual, barang kebutuhan pokok susah diangkut, dan anak-anak sekolah harus ekstra hati-hati.

“Setiap tahun katanya ada dana miliaran, tapi jalan ke ladang saja masih seperti kubangan. Kami hanya minta jalan bisa dilalui dengan aman, itu saja,” tambah Zarkasi.

Padahal aturan dari pemerintah pusat sudah jelas. Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2022 mengatur bahwa Dana Desa boleh dipakai untuk membangun infrastruktur dasar: jalan desa, irigasi, hingga air bersih.

Artinya, perbaikan jalan antardusun seperti yang dikeluhkan warga Montorna seharusnya masuk prioritas. Tapi hingga kini, belum ada satu pun alat berat turun ke lokasi.

Warga hanya ingin jalan desa tak lagi seperti jalur off-road. Pemerintah desa diminta buka mata, buka telinga, dan bergerak cepat sebelum dana miliaran itu habis tanpa jejak.

Di sisi lain, Kades Montorna Junaidi saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp juga belum dijawab hingga berita ini dinaikkan.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Dana Desa Rp1,4 Miliar Mengalir ke Montorna, Jalan Dusun Masih Mirip Kubangan

- Reporter

Sabtu, 31 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak di salah satu dusun desa Montorna.

Kondisi jalan rusak di salah satu dusun desa Montorna.

SUMENEP – Dana Desa 2025 Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, jumlahnya bukan main Rp1.465.285.000. Tapi kondisi jalan antardusun di sana, Masih saja rusak parah. Warga menyebutnya dengan nama satir: “Tol Ngantol”,

Bayangkan saja, jalur utama penghubung dusun masih berupa tanah merah. Kalau hujan turun, jalan itu berubah jadi lintasan licin penuh lumpur. Motor gampang tergelincir. Anak-anak sekolah, petani, hingga pedagang kecil harus berjibaku setiap hari melewati jalan yang jauh dari kata layak.

“Kalau musim hujan, jalannya becek, licin, motor sering tergelincir. Sudah lama kami harap jalan ini diperbaiki. Dana desa besar, tapi jalannya tetap saja begini,” ujar Zarkasi, warga Dusun Komis.

Keluhan Zarkasi bukan hal baru. Sudah bertahun-tahun, warga Desa Montorna meminta perbaikan akses jalan, tapi harapan itu tak kunjung jadi kenyataan. Jalan rusak menjadi kendala besar bagi mobilitas warga. Hasil pertanian sulit dijual, barang kebutuhan pokok susah diangkut, dan anak-anak sekolah harus ekstra hati-hati.

“Setiap tahun katanya ada dana miliaran, tapi jalan ke ladang saja masih seperti kubangan. Kami hanya minta jalan bisa dilalui dengan aman, itu saja,” tambah Zarkasi.

Padahal aturan dari pemerintah pusat sudah jelas. Permendesa PDTT Nomor 8 Tahun 2022 mengatur bahwa Dana Desa boleh dipakai untuk membangun infrastruktur dasar: jalan desa, irigasi, hingga air bersih.

Artinya, perbaikan jalan antardusun seperti yang dikeluhkan warga Montorna seharusnya masuk prioritas. Tapi hingga kini, belum ada satu pun alat berat turun ke lokasi.

Warga hanya ingin jalan desa tak lagi seperti jalur off-road. Pemerintah desa diminta buka mata, buka telinga, dan bergerak cepat sebelum dana miliaran itu habis tanpa jejak.

Di sisi lain, Kades Montorna Junaidi saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp juga belum dijawab hingga berita ini dinaikkan.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Senin, 28 September 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB