ZERO. CO. ID, MALANG — Persoalan keamanan dan ketertiban di sejumlah ruas jalan Kota Malang kembali menjadi perhatian. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang menilai maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta aktivitas balap liar perlu mendapat perhatian lebih serius karena berpotensi mengancam keselamatan dan rasa aman masyarakat.
Ketua Umum HMI Cabang Malang, Mirdan Idham, mengatakan persoalan curanmor menjadi salah satu keresahan yang dirasakan masyarakat, termasuk mahasiswa. Menurutnya, kendaraan menjadi salah satu sarana penting bagi mahasiswa dalam menjalankan aktivitas perkuliahan maupun kegiatan sehari-hari.
“Kami menilai sejauh ini Polresta Malang Kota belum cukup serius menangani kriminalitas di Kota Malang, khususnya curanmor dan balap liar, baik yang sifatnya pencegahan maupun penanganan,” ujar Mirdan.
Ia menyebut mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang rentan menjadi korban pencurian kendaraan bermotor. Karena itu, menurutnya, laporan masyarakat yang berkaitan dengan curanmor perlu mendapat penanganan dan tindak lanjut secara optimal.
Selain curanmor, HMI Cabang Malang menyoroti aktivitas balap liar yang masih ditemukan di sejumlah titik di Kota Malang. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Jalan Kawi, termasuk sekitar depan Malang Olympic Garden (MOG), serta sejumlah lokasi yang ramai dilalui masyarakat.
Mirdan mengatakan HMI Cabang Malang sempat melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas balap liar tersebut. Dari hasil pemantauan, aktivitas tersebut dinilai tidak hanya membahayakan para pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
“Kami HMI Cab. Malang sempat turun lokasi memantau balap liar yang sempat berlangsung. Kami menyadari betul betapa bahayanya balap liar tersebut bagi pelaku dan pengendara yang sedang lewat,” katanya.
Menurut Mirdan, keberadaan aparat di sekitar lokasi juga menjadi perhatian HMI. Ia menilai kehadiran aparat semestinya dapat diikuti dengan langkah yang mampu mencegah aktivitas balap liar agar tidak membahayakan masyarakat.
“Kami menemukan di seberang jalan ada pihak berwajib, kepolisian, hanya memantau dan tidak melakukan tindakan apa-apa,” ujarnya.
HMI Cabang Malang kemudian mendorong Polresta Malang Kota untuk memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap curanmor serta balap liar. Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih aman bagi masyarakat.
Mirdan juga berharap kepolisian tidak hanya mengandalkan patroli rutin, tetapi memperkuat respons terhadap laporan masyarakat serta melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang rawan terjadi kriminalitas dan aktivitas balap liar.
“Jangan sampai masyarakat merasa tidak mendapatkan perlindungan ketika menghadapi persoalan keamanan di lingkungannya,” pungkasnya.
HMI Cabang Malang menegaskan bahwa kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan masyarakat dan dorongan agar penanganan persoalan kriminalitas di Kota Malang dapat dilakukan secara lebih optimal.
Penulis : Mat Juhri
Editor : Abd Ghafur






