Anggaran Pakaian Paskibraka Sumenep Tembus Rp200 Juta

- Reporter

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memasangkan kendit kepada perwakilan Paskibraka 2026 saat prosesi pengukuhan di Pendopo Agung Keraton Sumenep

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memasangkan kendit kepada perwakilan Paskibraka 2026 saat prosesi pengukuhan di Pendopo Agung Keraton Sumenep

Zero.co.id, Sumenep — Anggaran pengadaan pakaian Paskibraka Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026 menjadi perhatian publik. Berdasarkan data pengadaan pemerintah, paket Belanja Pakaian Paskibraka pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep memiliki pagu sebesar Rp200.345.280.

Paket tersebut tercatat dengan volume pekerjaan 1 paket, dengan uraian pekerjaan berupa pakaian Paskibraka dan spesifikasi “Paskibraka dan pengawal”. Pengadaan menggunakan sumber dana APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2026 dengan metode pemilihan E-Purchasing.

Nilai anggaran yang mencapai lebih dari Rp200 juta tersebut tentu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama mengenai rincian kebutuhan dan dasar perhitungan anggarannya.

Publik tentu perlu mengetahui berapa jumlah anggota Paskibraka dan pengawal yang akan mendapatkan pakaian, berapa jumlah pakaian yang disediakan, serta berapa harga untuk setiap set pakaian.

Selain itu, perlu dijelaskan pula apakah anggaran tersebut hanya mencakup pakaian atau sudah termasuk atribut dan perlengkapan lainnya.

Sebab, dengan informasi yang tercantum dalam paket pengadaan, masyarakat belum dapat melihat secara rinci komponen belanja yang membentuk nilai Rp200.345.280 tersebut.

Anggaran yang besar tidak serta-merta menunjukkan adanya penyimpangan. Namun, semakin besar nilai anggaran yang menggunakan uang rakyat, semakin penting pula transparansi mengenai volume, spesifikasi, harga satuan dan kewajaran harganya.

Terlebih pengadaan tersebut bersumber dari APBD. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan nilai yang sepadan.

Pertanyaannya kemudian, apakah pagu Rp200.345.280 tersebut sudah berdasarkan perhitungan kebutuhan yang benar-benar terukur? Atau masih terdapat ruang untuk dilakukan efisiensi?

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Senin, 28 September 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB