Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Zero.co.id, Sumenep — Seorang wali murid penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep diduga mengalami intimidasi setelah menyampaikan temuan telur dan apel busuk kepada media. Wali murid tersebut sebelumnya menjadi narasumber dalam pemberitaan terkait kualitas makanan yang diterima siswa.

Wali murid yang enggan disebutkan identitasnya itu mengaku mulai mendapat tekanan setelah pemberitaan mencuat ke ruang publik. Menurut pengakuannya, intimidasi tersebut bermula dari komunikasi di grup WhatsApp wali murid.

“Awalnya kami diminta mengisi daftar di grup WhatsApp terkait siapa saja yang menerima makanan rusak. Setelah itu ada pemberitahuan bahwa seluruh wali murid akan dikumpulkan. Dalam pertemuan tersebut, ada perwakilan guru yang menyampaikan pesan dari pihak yayasan. Disebutkan bahwa pihak yayasan berinisial F marah dan murka karena informasi telur dan apel busuk disampaikan ke media, karena dianggap mencoreng nama yayasan,” ujar wali murid tersebut.

Ia menegaskan bahwa penyampaian informasi ke media murni sebagai bentuk aspirasi orang tua demi keselamatan dan kesehatan anak-anak, bukan untuk menjatuhkan nama lembaga pendidikan.

“Kami tidak punya niat menjelekkan lembaga. Ini suara orang tua. Masa anak kami harus menerima makanan busuk? Yang kami kritik itu SPPG, bukan yayasan. Kami juga heran mengapa pihak yayasan ikut merasa tersinggung, padahal tidak ada kaitannya langsung,” ungkapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Zero.co.id mengonfirmasi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aing Baja Raja, Laelatus Safariyah. Saat dikonfirmasi, Laelatus meminta agar persoalan ini tidak diperpanjang ke ranah publik dan diselesaikan melalui komunikasi langsung.

“Jangan ditulis dulu, Mas. Lebih baik kita duduk bersama supaya tidak panjang. Kami juga sudah menyampaikan bahwa jika ada makanan yang busuk, kami siap bertanggung jawab,” ujarnya.

Laelatus menjelaskan bahwa dalam petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan MBG, penyedia diwajibkan mengganti makanan apabila ditemukan rusak atau tidak layak konsumsi.

“Di juknis sudah jelas, jika ada makanan yang rusak atau busuk wajib diganti. Setiap masukan atau aspirasi dari wali murid selalu kami evaluasi. Dari sisi pengawasan juga kami perketat, bahkan setiap hari kami mendapat pengawalan dari Babinsa,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi Zero.co.id masih berupaya mengonfirmasi pihak Yayasan Mambaul Hikmah terkait dugaan intimidasi tersebut, sekaligus membuka ruang hak jawab secara terbuka demi menjaga prinsip keberimbangan dan profesionalisme jurnalistik.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Anggota Arisan Klaim Nama Baiknya Dicemarkan, Admin Arisan Y Terancam Dilaporkan
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Senin, 28 September 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB