Dugaan Pelecehan Seksual Guncang Kampus, Rektor Unima Nonaktifkan Dosen DM Usai Mahasiswi Meninggal Dunia

- Reporter

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Zero.co.id, Makassar – Dunia pendidikan tinggi kembali tercoreng. Rektor Universitas Negeri Manado (Unima), Joseph Kambey, resmi memberhentikan sementara seorang dosen berinisial DM menyusul dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang berujung pada meninggalnya korban.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Rektor tertanggal Kamis (1/1). Dalam SK itu ditegaskan, meski diberhentikan sementara dari jabatan, yang bersangkutan tetap memperoleh hak kepegawaiannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Unima tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran yang berpotensi mencederai marwah dan nilai-nilai luhur institusi pendidikan tinggi,” tegas Joseph dalam keterangannya.

Menurutnya, langkah nonaktif sementara ini merupakan bagian dari mekanisme penegakan disiplin internal kampus, sekaligus memberi ruang bagi proses pemeriksaan yang objektif, transparan, dan akuntabel sesuai norma hukum dan regulasi pendidikan tinggi.

“Keputusan berlaku sejak tanggal ditetapkan dan disampaikan kepada seluruh pihak terkait untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima berinisial EM (21)ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Kabupaten Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (30/12).

Dugaan pelecehan seksual mengemuka setelah beredarnya tulisan tangan korban yang berisi pengaduan serius terkait perlakuan tidak pantas yang diduga dilakukan oleh oknum dosen. Dalam tulisan tersebut, korban mencantumkan identitas lengkap serta nama terlapor yang disebut berstatus sebagai dosen aktif.

Kepolisian memastikan telah turun tangan mengusut perkara ini. Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis menyampaikan bahwa penyelidikan mencakup dua aspek utama, yakni penyebab meninggalnya korban serta dugaan pelecehan seksual sebagaimana tertuang dalam surat pengaduan.

“Pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi di SPKT Polda Sulawesi Utara. Dengan adanya laporan tersebut, penanganan perkara kini berada di bawah kewenangan Polda Sulut,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tomohon Iptu Royke Raymon Yafet Mantiri menyatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil awal, penyidik tidak menemukan indikasi kekerasan fisik. Namun proses hukum tetap berjalan untuk menelusuri seluruh fakta yang ada,” tegasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang tuntutan agar kampus benar-benar menjadi ruang aman bagi mahasiswa, serta mendorong penegakan hukum yang tegas dan transparan terhadap setiap dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Penulis : Zuhri

Editor : Andika

Sumber Berita : CNN Indonesia

Berita Terkait

Purbaya Dicopot, Pernyataan Noel soal “Anjing Liar” Kembali Mengemuka
Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji
Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan
Bawa Misi Jaga Kebersamaan, Khairul Umam Pimpin IKA IQDA UIN Madura Periode 2026-2028
ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik
Ribuan Ulama, Habaib dan Tokoh Hadiri Pengajian Akbar serta Haul di Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Pamekasan
SEMA UIN Madura Buka Ruang Koordinasi dengan Polres Pamekasan
MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 01:53 WIB

Purbaya Dicopot, Pernyataan Noel soal “Anjing Liar” Kembali Mengemuka

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji

Minggu, 6 September 2026 - 10:15 WIB

Bawa Misi Jaga Kebersamaan, Khairul Umam Pimpin IKA IQDA UIN Madura Periode 2026-2028

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik

Sabtu, 5 September 2026 - 08:07 WIB

Ribuan Ulama, Habaib dan Tokoh Hadiri Pengajian Akbar serta Haul di Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Pamekasan

Berita Terbaru

Foto : Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya Yudhi Sadewa

Opini

Teka-teki di Balik Pintu Bendahara Negara

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:46 WIB