Proyek Rabat Beton Desa Banjar Timur Diduga Tak Sesuai RAB, TPT Tak Ditemukan

- Reporter

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan rabat beton dan TPT desa Banjar Timur. (Foto: Doc. TimesIN).

Pembangunan rabat beton dan TPT desa Banjar Timur. (Foto: Doc. TimesIN).

SUMENEP – Pembangunan jalan rabat beton di Desa Banjar Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, kini menjadi sorotan tajam, Kamis (1/5).

Proyek yang dibiayai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023 itu diduga kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun.

Berdasarkan pantauan lapangan, terdapat ketidaksesuaian antara papan informasi proyek dan realisasi di lapangan. Papan proyek menyebutkan kegiatan pembangunan “TPT & Jalan Rabat Beton” dengan volume Tembok Penahan Tanah (TPT) masing-masing 0,75 x 43 meter dan 0,45 x 43 meter.

Namun, di lokasi hanya terlihat pembangunan rabat beton, tanpa adanya konstruksi TPT yang seharusnya terbangun.

Dari data yang dihimpun, proyek ini seharusnya mencakup pembangunan dua bagian TPT dengan total luas 51,6 meter persegi, serta jalan rabat beton berukuran 1,5 x 43 x 0,12 meter atau sekitar 7,74 meter kubik. Proyek tersebut menghabiskan pagu anggaran sebesar Rp 59.700.000 dari Dana Desa TA 2023.

Warga setempat mulai mempertanyakan transparansi proyek ini. “Kami tahu ini dibangun oleh pihak desa, tapi tidak tahu bagaimana seharusnya dikerjakan,” ungkap AB, seorang warga Desa Banjar Timur.

Ia juga mengomentari kondisi fisik bangunan. “Sepertinya sangat pendek, tidak seperti yang seharusnya,” tambahnya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Desa Banjar Timur, Saha. Media ini sempat mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp yang telah centang dua, menandakan pesan terkirim.

Namun, saat dilakukan panggilan telepon, nomor yang bersangkutan mendadak tidak aktif.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan audit teknis untuk memastikan pekerjaan proyek sesuai spesifikasi. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa menjadi hal mutlak demi menjaga kepercayaan publik.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Proyek Rabat Beton Desa Banjar Timur Diduga Tak Sesuai RAB, TPT Tak Ditemukan

- Reporter

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan rabat beton dan TPT desa Banjar Timur. (Foto: Doc. TimesIN).

Pembangunan rabat beton dan TPT desa Banjar Timur. (Foto: Doc. TimesIN).

SUMENEP – Pembangunan jalan rabat beton di Desa Banjar Timur, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, kini menjadi sorotan tajam, Kamis (1/5).

Proyek yang dibiayai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023 itu diduga kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun.

Berdasarkan pantauan lapangan, terdapat ketidaksesuaian antara papan informasi proyek dan realisasi di lapangan. Papan proyek menyebutkan kegiatan pembangunan “TPT & Jalan Rabat Beton” dengan volume Tembok Penahan Tanah (TPT) masing-masing 0,75 x 43 meter dan 0,45 x 43 meter.

Namun, di lokasi hanya terlihat pembangunan rabat beton, tanpa adanya konstruksi TPT yang seharusnya terbangun.

Dari data yang dihimpun, proyek ini seharusnya mencakup pembangunan dua bagian TPT dengan total luas 51,6 meter persegi, serta jalan rabat beton berukuran 1,5 x 43 x 0,12 meter atau sekitar 7,74 meter kubik. Proyek tersebut menghabiskan pagu anggaran sebesar Rp 59.700.000 dari Dana Desa TA 2023.

Warga setempat mulai mempertanyakan transparansi proyek ini. “Kami tahu ini dibangun oleh pihak desa, tapi tidak tahu bagaimana seharusnya dikerjakan,” ungkap AB, seorang warga Desa Banjar Timur.

Ia juga mengomentari kondisi fisik bangunan. “Sepertinya sangat pendek, tidak seperti yang seharusnya,” tambahnya.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Desa Banjar Timur, Saha. Media ini sempat mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp yang telah centang dua, menandakan pesan terkirim.

Namun, saat dilakukan panggilan telepon, nomor yang bersangkutan mendadak tidak aktif.

Masyarakat berharap pihak terkait segera melakukan audit teknis untuk memastikan pekerjaan proyek sesuai spesifikasi. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa menjadi hal mutlak demi menjaga kepercayaan publik.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Senin, 28 September 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB