Soal Jalan Rusak di Guluk-Guluk Sumenep, Begini Tanggapan Menohok Akhmadi Yasid

- Reporter

Sabtu, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Kondisi jalan rusak yang terjadi di ruas jalan Desa Guluk-guluk, Ketawang dan Pordapor Kabupaten Sumenep mendapat kritikan serius dari Akhmadi Yasid Anggota Komisi III DPRD Sumenep.

Akhmadi Yasid yang memang membidangi bidang infrastruktur dan pembangunan fisik itu mengaku prihatin dan mendorong Dinas PUTR agar bertindak cepat dan tidak menunggu jatuhnya korban jiwa.

“Tentu saya terkejut sekaligus prihatin. Ini jalan kabupaten, bahkan jalan poros, tapi kondisinya sangat parah dan membahayakan,” tegasnya saat dimintai keterangnnya kepada media Times in, Sabtu (19/04/2025).

Ia juga mendesak agar perbaikan segera diprioritaskan. Selain itu menurutnya, anggaran rutin untuk perbaikan jalan rusak memang sudah dianggarkan.

“Kalau memang bisa didahulukan, ya dahulukan. Kita tidak ingin ada korban dulu baru bertindak. Bukankah kita punya anggaran rutin bernilai miliaran? Harus digunakan dengan cepat, tepat, dan bermanfaat,” terangnya.

Lebih lanjut, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itupun juga mengkritik pola kerja birokrasi yang hanya responsif ketika masalah sudah viral.

“Ke depan, jangan tunggu disorot tunggu viral atau tunggu laporan. Kita harus bekerja dengan pendekatan yang proporsional dan profesional. Infrastruktur bukan sekadar proyek tapi urusan keselamatan dan kehidupan rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Eri Susanto Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep, pihaknya berjanji dan memastikan perbaikan jalan yang rusak itu akan segera dilakukan.

“Untuk lokasi tersebut akan dilakukan pemeliharaan rutin dalam waktu dekat. Tinggal nunggu giliran,” ujarnya singkat.

Diketahui warga di Desa Guluk-Guluk, Ketawang dan Pordapor Kabupaten Sumenep, Madura mengeluhkan kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki. Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan tiga desa itu kini berubah jadi jalur penuh lubang dan gelombang tajam.

Kerusakan sepanjang kurang lebih 100 meter itu disebut sangat membahayakan terutama bagi pengendara motor. Lubang-lubang menganga kerap memicu kecelakaan bahkan hingga menelan korban jiwa.

Berita Terkait

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pungli PBG
CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan
Laporan GMS Soal Dugaan Dana Desa Bergulir ke Sekda, Apa Langkah Pemkab ?
Hadapi Tantangan Lalu Lintas, Polresta Sumenep Tekankan Kesiapan Personel

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:30 WIB

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP

Sabtu, 26 September 2026 - 08:52 WIB

Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat

Sabtu, 26 September 2026 - 04:32 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 04:18 WIB

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 07:34 WIB

CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan

Berita Terbaru

Foto: Guruh Sukarno Putra (Foto: IG Guruh Sukarno Putra).

News

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026 - 04:18 WIB