Zero.co.id Sumenep – Isu serius kembali mengemuka di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Sumenep. Dari sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, terungkap dugaan perselingkuhan antara Direktur BUMD tersebut dengan Kepala Bagian Umum di BUMD tersebut, yang telah menjadi rahasia umum di kalangan pegawai dan keluarga pimpinan cabang, namun belum ditindaklanjuti secara resmi.
Selain persoalan hubungan pribadi yang memicu keresahan internal, dugaan penggelapan uang perusahaan juga mencuat. Kepala Bagian Umum dan Administrasi diduga telah menggunakan dana BUMD sebesar Rp 20.000.000,- untuk kepentingan pribadi Direktur. Praktik ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait pengelolaan keuangan dan transparansi internal.
Sumber yang sama juga menyoroti kebijakan pengelolaan aset perusahaan, termasuk penyewaan mobil dinas jenis Toyota Innova Zenix terbaru dengan biaya Rp 12.500.000 per bulan, yang justru digunakan untuk kepentingan pribadi istri Direktur.” Jumat (14/11/2025)
Kondisi BUMD juga diperburuk dengan kekosongan beberapa posisi strategis selama bertahun-tahun. Posisi Kasubag Umum dan Perlengkapan telah kosong hampir tiga tahun, sementara Kasubag Keuangan dijabat Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) dari pegawai tetap.
Sementara fungsional penting seperti kasir dan bendahara gaji justru dijabat pegawai kontrak, menimbulkan risiko lemahnya pengawasan internal.
Selain itu, sumber tersebut mengungkapkan bahwa kecenderungan pengelolaan keuangan yang terkonsentrasi pada satu pihak, yakni Kepala Bagian Umum dan Administrasi, berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang yang merugikan BUMD dan publik.






