Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

- Reporter

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Truk galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa bongkahan batu besar.

Foto; Truk galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa bongkahan batu besar.

Zero, Pamekasan — Insiden kecelakaan kerja terjadi di area tambang galian C Dusun Bian, Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (12/5/2026) petang. Sebuah dump truk dilaporkan hancur setelah tertimpa bongkahan batu berukuran besar saat berada di lokasi penambangan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB itu menghebohkan warga sekitar setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sebuah alat berat excavator melakukan proses evakuasi terhadap truk yang tertimbun material batu di dasar area tambang.

Kondisi kendaraan tampak rusak berat akibat tertimpa batu berukuran masif. Suara warga yang merekam kejadian juga terdengar menyebut bahwa truk tersebut milik seorang warga bernama Badrus.

Aparat kepolisian dari Polres Pamekasan segera mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP dan mengamankan area tambang. Sejumlah alat berat yang berada di lokasi turut dipasangi garis polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Yoyok Hardianto, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian kini tengah mendalami status legalitas aktivitas tambang yang diduga tidak memiliki izin resmi.

“Tidak ada korban jiwa. Saat ini masih dalam proses penyelidikan, termasuk pemeriksaan terhadap alat berat dan sejumlah barang bukti di lokasi,” ungkapnya.

Selain menyita perhatian karena insiden kecelakaan, aktivitas tambang di wilayah tersebut juga menuai sorotan masyarakat. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak akibat tingginya mobilitas kendaraan pengangkut material tambang setiap hari.

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, praktik tambang tanpa izin disebut masih marak terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pamekasan. Bahkan, dari banyaknya titik tambang yang beroperasi, hanya sedikit yang dikabarkan memiliki izin resmi.

Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak pengelola tambang serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam aktivitas penambangan tersebut.

Penulis : Mat Juhri

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

Estafet Kepemimpinan HMPS PAI UIN Madura Berlanjut, Pengurus Baru Siap Wujudkan Organisasi Berdampak
Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?
Ra Bakir Hasan Nahkodai PPP Pamekasan, Publik Harapkan Penguatan Organisasi dan Politik Beretika
Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, di Kecamatan Batu Marmar
Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara
Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 04:59 WIB

Estafet Kepemimpinan HMPS PAI UIN Madura Berlanjut, Pengurus Baru Siap Wujudkan Organisasi Berdampak

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:12 WIB

Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:37 WIB

Ra Bakir Hasan Nahkodai PPP Pamekasan, Publik Harapkan Penguatan Organisasi dan Politik Beretika

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:28 WIB

Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, di Kecamatan Batu Marmar

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:04 WIB

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page