Tegas! Kapolres Sumenep Copot Aiptu Joko Usai Diduga Palak Warga di Dungkek

- Reporter

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polres Sumenep, Jl. Urip Sumoharjo No.35, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep

Kantor Polres Sumenep, Jl. Urip Sumoharjo No.35, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep

SUMENEP – Langkah tegas diambil Kapolres Sumenep yang baru, AKBP Rivanda, Ia mencopot Aiptu Joko Dwi Heri Purnomo dari jabatannya sebagai Kanitreskrim Polsek Dungkek buntut dugaan pemalakan terhadap warga pelapor kasus perusakan pagar di Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek.

Pencopotan Aiptu Joko tidak hanya sebagai bentuk penegakan disiplin internal, tetapi juga sebagai sinyal bahwa Polres Sumenep di bawah kepemimpinan AKBP Rivanda serius membersihkan institusi dari oknum bermasalah.

Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya surat perintah (Sprin) bernomor: SPRIN/957/IV/KEP./2025 tertanggal 22 April 2025.

Dalam sprin tersebut, posisi Aiptu Joko digantikan oleh KA SPKT III Polsek Bluto, Aipda Eko Arie Wahyudi, yang kini menjabat sebagai Plt Kanitreskrim Polsek Dungkek.

Sementara itu, Aiptu Joko dinonaktifkan dan kini diperiksa oleh Seksi Propam Polres Sumenep.

Langkah cepat Kapolres Sumenep ini mendapat apresiasi dari kuasa hukum korban pemalakan, Sulaisi Abdurrazaq.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres Sumenep yang sudah dengan sigap dengan langkah cepat untuk mengambil tindakan berkaitan dengan perilaku anggotanya yang kami nilai tidak hanya mencemarkan citra institusi Polri,” kata Sulaisi melalui pesan suara WhatsApp, Rabu (23/4).

Sulaisi menekankan, pentingnya pembenahan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Polres Sumenep agar tidak ada lagi anggota yang bermental buruk menempati posisi strategis.

“Tugas Kapolres baru itu harus memperbaiki SDM atau human resources di internal Polres Sumenep supaya jangan menempatkan anggota Polri yang potensial bersentuhan dengan layanan masyarakat yang ternyata dia memiliki mental dan perilaku tidak baik,” ujarnya.

Menurutnya, perilaku seperti itu dapat merusak citra institusi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kepolisian.

“Kalau itu dilakukan potensi sekali akan merusak citra institusi Polri dan terus-menerus Polri tidak mendapatkan dukungan dari rakyat karena dinilai seluruh perkara kalau sampai ke kepolisian itu harus bayar, harus bayar, harus bayar,” ucapnya.

“Nah, itu yang harus dilawan dan itu bergantung pada kepemimpinan Kapolres yang baru,” tegas Sulaisi.

Dengan pencopotan ini, publik berharap langkah serupa diterapkan terhadap anggota lainnya jika terbukti menyimpang, demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Berita Terkait

JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan
Rakornas FKMSB 2026 Tekankan Kepemimpinan Progresif dan Berkarakter
Lomba Tiga Roda Jadi Ikon Perayaan HUT RI Ke-81 di Sapeken
Siapa yang Menikmati Anggaran Publikasi Rp126,2 Juta Disbudporapar Sumenep?
Aksi Humanis Anggota Satlantas Polresta Sumenep, Bantu Amankan Sayuran Korban Kecelakaan
Pick Up Pengangkut Sayur Tabrak Tiang Listrik di Jalan Trunojoyo Sumenep, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Verifikasi Berlapis Jadi Kunci Penyaluran Bantuan RTLH di Sumenep
Diduga Milik Ayah Anggota DPRD, Tambang Ilegal di Sumenep Beroperasi Bebas

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Rakornas FKMSB 2026 Tekankan Kepemimpinan Progresif dan Berkarakter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Lomba Tiga Roda Jadi Ikon Perayaan HUT RI Ke-81 di Sapeken

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Siapa yang Menikmati Anggaran Publikasi Rp126,2 Juta Disbudporapar Sumenep?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Pick Up Pengangkut Sayur Tabrak Tiang Listrik di Jalan Trunojoyo Sumenep, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru