Tingginya Kasus Kriminal dan Pencurian, Pemuda Bangkalan Demo Mapolres

- Reporter

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Kapolres Bangkalan saat menemui massa aksi terkait tingginya kasus kriminal dan pencurian. Dok : istimewa).

(Foto: Kapolres Bangkalan saat menemui massa aksi terkait tingginya kasus kriminal dan pencurian. Dok : istimewa).

Bangkalan – Banyaknya kasus kriminal dan pencurian. Puluhan aktivis dan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Bangkalan Menggugat (PBM), gelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Bangkalan, Kamis (17/04/2025).

Dalam aksi itu, para pendemo dan pihak kepolisian sempat terlibat saling dorong-mendorong. Dan mereka melakukan aksi bakar ban. Karena para pendemo tidak ditemui oleh Kapolres setempat.

Korlap Aksi M. Sulthan Fuadi mengatakan, aksi saling dorong dengan polisi terpaksa dilakukan karena massa aksi ingin masuk ke Mapolres untuk mengecek keberadaan Kapolres.

“Kami sudah baik-baik menyampaikan aspirasi empat jam lebih, tapi Kapolres tidak kunjung datang, katanya ada di Polda, makanya kami mau cek ke kantornya,” ungkapnya, Kamis (17/04/2025).

Sultan sapaan akrabnya juga mengatakan, tujuannya ke Mapolres bukan hanya untuk menyampaikan kritik, tetapi juga untuk mendesak Polres agar segera mencegah tindakan kriminal, secara khusus di sekitar kampus.

“Selama ini, polisi hanya datang dan foto untuk laporan, kemudian pulang. Jadi tidak heran kalau masih banyak aksi pencurian dan kriminal di Bangkalan,” tambahnya.

Selain itu, dengan adanya aksi saat ini Sultan memastikan tidak akan ada kata mundur dan kalah dengan anggota Polres.

Sebagai pemuda dan mewakili mahasiswa yang banyak diam, ucap Sultan, PBM akan kembali lagi dengan massa yang lebih banyak jika Polres tidak segera berbenah.

“Ini adalah aksi pertama kami. Kami mengajak para aktivis dan mahasiswa agar ikut serta dalam menjaga keamanan di Kabupaten Bangkalan,” tandasnya.

Sementara itu, usai massa aksi terlibat saling dorong-mendorong dengan pihak kepolisian, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono akhirnya menemui para pendemo.

Di hadapan massa aksi, AKBP Sukmono mengaku siap menerima semua tuntutan para pendemo, salah satunya menangkap pelaku pencurian dan mengembalikan barang-barang yang sudah dicuri kepada pemiliknya.

“Kami sampaikan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan. Saya mohon maaf terlambat, semua tuntutan kami terima sesuai waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Berita Terkait

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek
Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara
Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:04 WIB

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:25 WIB

Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:09 WIB

Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:30 WIB

Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page